Tampilkan postingan dengan label hipertensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hipertensi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juni 2009

Protein Tinggi Biji Wijen


Masih banyak orang yang tidak mengetahui begitu bermanfaatnya biji wijen terhadap kesehatan, padahal kualitas protein, vitamin B dan Kalsium yang dikandungnya begitu luar biasa. Setidaknya pada 100 mg biji wijen terkandung kalsium 1125 mg jika dibandingkan dengan 2 gelas susu sapi segar yang hanya mengandung 600 mg kalsium.

Biji wijen merupakan tumbuhan asal Afrika Khatulistiwa yang berada diketinggian 1000 m diatas permukaan laut. Bunga tertancap diantara kedua kalenjar, berangkai pendek dan daun berwarna ungu atau putih. Mahkota bunganya berambut dan berlendir seperti kelopaknya. Dengan bunga berbentuk tabung yang membengkok kebawah.

Seperti yang dituliskan, Myra Sidharta dan Suryatini N Ganie dalam buku "Dapur Naga di Indonesia" dituliskan buku wijen merupakan sumber asam amino esensial, yakni salah satu jenis asam amino yang harus didatangkan dari luar tubuh manusia.

Keutamaan kandungan protein pada biji wijen menjadikannya sebagai pengganti susu, telur, daging dan protein kedelai. Keutama lain, biji wijen juga mengandung substansi lain yang dikenal dengan vitamin T. Sebuah penelitian menunjukan bahwa vitamin T penting dalam mempertahankan stabilitas dan kesehatan limfa.

Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya "Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia " dituliskan Wijen juga berkhasiat untuk pencegahan,pengobatan dan perawatan. Untuk langkah preventif wijen berguna mencegah kerontokan rambut, penuaan, kanker, penyakit degenaratif, rambut beruban, stroke, hipertensi dan lain-lain.

Sementara untuk pengobatan, wijen dapat dimanfaatkan dalam mengatasi penyakit batuk, katarak, sakit perut, sakit kepala, kencing nanah, kencing manis, sembelit, rematik dan luka-luka. Untuk perawatan, wijen dapat meningkatkan fungsi liver, kecerdasan dan menghitamkan rambut.

Penggunaan wijen dengan bahan lain juga berkhasiat. Misalnya, untuk mencegah penuan, biji wijen jika dicampur dengan kacang merah kecil dan gula merah dibuat bubur atau dimakan. Bila wijen ditaburkan diatas makanan dan sayuran akan berkhasiat melancarkan asi dan mecegah rambut beruban. Kemudian untuk masalah degeneratif yang dimanfaatkan adalah minyak wijen. (berbagai sumber)

Selasa, 21 Oktober 2008

Mak@Nan Sed3Rhana Manf@at Lu@R B!as@


Makanan khas Indonesia ini, merupakan hasil fermentasi antara kedelai dengan jamur Rhizopus Oligosporus, selain harganya murah dan mudah didapat juga memiliki gizi yang bermanfaat seperti karbohidrat, lemak, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan.

Tempe yang sering dijadikan lauk pauk pada hidangan memiliki kandungan dan nilai cerna yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.

Nilai gizi kadar vitamin B2, vitamin B12, niasin dan asam pantorenat juga ada dalam tempe. Bahkan hasil analisis, gizi tempe menunjukkan kandungan niasin sebesar 1.13 mg/100 gram berat tempe yang dapat dimakan. Kandungan ini meningkat kurang lebih 2 kali lipat setelah kedelai difermentasi menjadi tempe. Karena kadar niasin pada kedelai hanya berkisar 0,58 mg, tempe dapat dikonsumsi dalam tiga bentuk utama, yaitu

  • Tempe yang umumnya dikonsumsi untuk bacem atau dimasak bersama campuran sayur
  • Tempe yang ditepungkan, bermanfaat sebagai kandungan pangan yang berguna untuk meningkatkan kadar gizi dan serat dan sebagai pengawet alami untuk menanggulangi diare pada anak-anak.
  • Tempe juga dapat diolah sebagai konsentrat protein, isolat protein, peptida, serta komponen bioaktif lainnya.

Khasiat tempe :

  • Memiliki protein tinggi dan mudah dicerna sehingga baik untuk mengatasi diare.

  • Mempunyai kandungan zat besi, flafoid yang bersifat antioksidan yang dapat menurunkan tekanan darah.

  • Mengandung superoksida desmutase yang dapat mengendalikan radikal bebas, baik bagi penderita jantung.

  • Mengatasi anemia yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin karena kurang tersedianya zat besi

  • Tempe mengandung senyawa anti bakteri yang diproduksi oleh karang tempe yang merupakan antibiotika yang bermanfaat untuk meminimalkan infeksi.

  • Kandungan asam lemak jenuh ganda pada tempe bersifat dapat menurunkan kadar kolesterol.

  • Memiliki sifat anti oksidan, menolak kanker.

  • Mencegah masalah gizi ganda (akibat kekurangan dan kelebihan gizi) beserta berbagai penyakit yang menyertainya, baik infeksi maupun degeneratif.

  • Mencegah timbulnya hipertensi.

  • Mencegah terjadinya osteoporosis karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.

Makanan yang tampilannya sangat sederhana ini memang kualitasnya sungguh luar biasa untuk tubuh, selain itu penggunaan tempe sebaiknya diolah dengan berbagai resep masakan supaya tidak bosan.

Dari Berbagai Sumber
 
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver