buat yang suka wortel (emang kelinci .. heee .. ) ternyata wortel itu punya manfaat yang sangat penting. Apalagi untuk melindungi rahim Anda. Menurut American Cancer Society, kanker rahim menempati peringkat kelima yang menyebabkan kematian bagi wanita. Padahal, dengan menyantap empat batang wortel selama lima hari setiap minggunya, sudah cukup untuk melindungi organ vital ini.
Wortel sangat kaya akan betakaroten. Selain memiliki zat aktif pelawan kanker, betakaroten juga menyebabkan warna oranye pada wortel. Betakaroten juga bisa dinikmati dari buah berwarna sejenis seperti buah aprikot, ubi dan labu.
Bisa juga dikombinasikan dengan tomat yang kaya dengan likopen. Zat anti kanker yang memberi warna merah pada tomat ini bisa mereduksi risiko kanker hingga 40 persen.
Wortel (Daucus carota) adalah tumbuhan jenis sayuran umbi yang biasanya berwarna jingga atau putih dengan tekstur serupa kayu. Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 - 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1 m, dengan bunga berwarna putih.
Seperti telah kita ketahui bersama manfaat dari wortel antara lain adalah, baik untuk kesehatan mata, menurunkan kolesterol darah, memperlancar saluran pencernaan, meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi, sebagai zat anti kanker, menjaga kesehatan hati dan menurunkan tekanan darah. Selain itu ada manfaat lain dari wortel yaitu memberi perlindungan bagi kulit kita terhadap sengatan sinar matahari.
Beta-karoten (nutrisi yang menentukan warna oranye pada wortel) terbentuk dari keluarga nutrisi yang dikenal dengan 'caro-tenoids'. Beta-karoten memiliki peran antioksidan, yang berarti membantu menetralkan molekul yang rusak yang dikenal sebagai 'radikal bebas'. 'Radikal bebas' memainkan peran terhadap sengatan sinar matahari, karena sengatan sinar matahari dapat meningkatkan produksi 'radikal bebas' dalam kulit. Maka dikatakan dalam teori, semakin banyak beta-karoten dalam tubuh, semakin besar tubuh terlindungi dari bahaya sengatan matahari.
Penelitian menyatakan bahwa beta-karoten benar-benar mempunyai kapasitas menawarkan perlindungan terhadap sengatan matahari. Selain itu menurut hasil penelitian para ahli ditemukan bahwa dengan mengkonsumsi beta karoten selama beberapa minggu maka akan diperoleh peremajaan bagi kulit. Karena itu mulailah untuk mengkonsumsi wortel secara rutin sehingga kita akan mendapatkan kulit yang segar dan bersinar.
Bagi wanita, kanker payudara adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti. Pola makan dan gaya hidup sangat mempengaruhi sebagai pemicu penyakit tersebut.
Beberapa penelitian terakhir, menyebutkan ada enam jenis makanan yang dapat mencegahnya. Sebaiknya periksa apakah keenam jenis makanan tersebut sudah termasuk dalam daftar belanja dan makanan sehari-hari Anda. Tak perlu khawatir produk makanan sehat tersebut juga sangat lezat.
Anda bisa mengonsumsi produk sereal dan jus jeruk di pagi hari. Kemudian lanjutkan dengan produk olahan ikan salmon atau tuna untuk makan siang. Sayur bayam dan wortel untuk sayur-sayurannya. Kemudian, Anda bisa mengonsumsi yoghurt di sore hari. Minum susu kedelai pada malam hari, bisa membuat mata lebih mudah terpejam.
Gandum. Dalam hal ini Anda dapat mengkonsumsi gandum yang berbentuk sereal dengan segelas susu setiap pagi. Setiap 1/2 gelas gandum setara dengan 10 gram dari kebutuhan serat yang digunakan untuk menurunkan tingkat estrogen dalam tubuh. Para ahli berpendapat, tingkat estrogen yang tinggi dalam tubuh akan semakin merangsang pertumbuhan kanker payudara.
Ikan salmon dan tuna. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di UCLA, Amerika Serikat ditemukan, para wanita yang tinggal di daerah dekat sungai dan mengkonsumsi ikan tuna dan salmon setiap hari, ternyata tingkat risiko terkena kanker payudaranya sangat kecil. Diduga karena adanya kandungan zat omega-3 yang terdapat dalam ikan tersebut.
Wortel dan bayam. Wanita yang tidak pernah mengkonsumsi wortel dan bayam, juga berisiko terkena kanker payudara dua kali lebih besar, dibanding mereka yang sering mengkonsumsi kedua jenis sayuran itu.
Yoghurt. Pada suatu penelitian yang menggunakan yoghurt sebagai medium, diungkapkan ternyata yoghurt dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, terutama dalam jumlah yang cukup banyak.
Susu kedelai. Diperoleh fakta bahwa salah satu zat yang terkandung di dalam susu kedelaimurni ternyata dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebesar 28% dibandingkan dengan yang terdapat pada kacang kedelai olahan.
Jus jeruk. Masih dalam proses penelitian yang dilakukan di Universitas Western Ontario Canada, padahewan percobaan, disebutkan bahwa jus jeruk bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara sampai 50%.