Tampilkan postingan dengan label es krim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label es krim. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Mei 2009

es kR!m, Lez@t dan b3rgiz!


Siapa sih yang tidak menyukai es krim (ice cream)? Hidangan beku dengan aneka tampilan ini, selain memiliki rasa yang lezat ternyata juga mengadung unsur gizi yang cukup lumayan tinggi. Sumbangan nilai gizi terbesar pada es krim berasal dari bahan baku dasarnya, yaitu susu. Itu sebabnya es krim memiliki nilai gizi tinggi dibandingkan dengan jenis minuman lainnya

Pantas saja, tak hanya ibu hamil, anak-anak balita pun juga sangat dianjurkan untuk mengkonsumsinya. Bahkan dalam kondisi si kecil sakit sekalipun, es krim boleh dikonsumsi. Namun dengan catatan, si kecil tak memiliki alergi dingin


Tidak membuat gemuk
Komposisi es krim bermutu tinggi sarat dengan energi, protein, dan lemak, terutama lemak jenuh. Jadi, tak heran jika selama ini es krim kerap dituding sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas.

Padahal, kontribusi energi es krim per takaran saji (satu cangkir) hanya sakitar 10 persen dari total kebutuhan energi dan kontribusi lemaknya sekitar 15 persen dari total kebutuhan lemak perhari. Jumlah tersebut termasuk kecil, sehingga kurang pas jika es krim dituduh sebagai biang keladi penyebab kegemukan atau obesitas


Salah kaprah soal es krim

• Dengan alasan takut bobot tubuh janin menjadi besar, ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi es krim. Padahal, anggapan ini salah besar! Es krim tidak akan menambah energi terlalu banyak jika dikonsumsi secara wajar. Jumlah konsumsi es krim yang wajar untuk ibu hamil adalah dua hingga tiga cangkir per minggu.

• Es krim bukan penyebab batuk pilek. Sebab, ketika masuk ke mulut, es krim dengan segera akan meleleh. Pelelehan es krim dengan cepat dipacu oleh pengaruh suhu tubuh, sehingga saat es krim masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.

Tak boleh minum es krim dikala sakit. Anggapan ini juga salah besar. Ketika si kecil sakit, kadangkala tubuhnya membutuhkan banyak cairan agar tidak mengalami dehidrasi. Es krim yang juga mengandung air dapat digunakan sebagai penyedia cairan tubuh. Apalagi rasa dan teksturnya yang lezat pasti sangat disukai oleh anak-anak, sehingga mengkonsumsinya akan sangat membantu penyembuhan sakit si kecil.

Meskipun demikian, es krim sebaiknya dihindari oleh penderita radang tenggorokan, amandel, atau asma. Sebab, ketiga penyakit ini dapat kambuh apabila terkena oleh suhu dingin.

Manfaatnya bagi tubuh

Di dalam bahan dasar es krim, yaitu susu terdapat lebih dari 100.000 jenis molekul. Selain air dan lemak, molekul-molekul tersebut mencakup protein, karbohidrat, mineral, enzim-enzim, gas, serta vitamin A. C dan D. Selain itu juga susu mengandung beberapa komponen bioaktif berupa protein susu, laktosa, asam-asam lemak dan mineral, terutama kalsium. Itu sebabnya produk-produk turunan susu, termasuk es krim juga memiliki kontribusi yang tinggi bagi kesehatan tubuh.

Salah satu komponen dari golongan karbohidrat yang terdapat pada es krim adalah laktosa. Laktosa, selain dapat menambah cita rasa ternyata juga dapat mempertahankan palatabilitas (rasa enak) pada es krim. Sedangkan fungsi asam lemak dan asam linoleat pada es krim adalah untuk meningkatkan aktivitas antipatogenik, antibakteri, dan antiviral. Kandungan kalsium pada es krim bermanfaat untuk menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi. Jangan ragu dan makanlah ice cream demi kesehatan !


Selasa, 04 November 2008

Atasi Bau Mulut !!!


Mungkin, kita sering merasa tidak percaya diri karena masalah bau mulut, dan itu dapat terjadi pada siapa saja. Salah satu penyebabnya, karena perut kosong terlalu lama. Sehingga, kita akan merasa takut apabila ingin berkomunikasi dengan orang lain. Tapi bisa juga disebabkan oleh, perawatan gigi tidak diperhatikan, problem dengan lambung /pencernaan, makanan dan minuman yang tidak diperhatikan.

Sekalipun tidak makan, bau mulut dapat terjadi juga. Itu disebabkan, karena kekeringan pada mulut akibat kekurangan air ludah. Apabila air ludah berkurang, maka bakteri mulut semakin bertambah, maka timbullah bau mulut.

Tetapi, ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah dan mengurangi bau pada mulut :

  1. Rawatlah rongga mulut secara teratur.
  2. Banyaklah memakan sayur dan buah-buahan. Buah tertentu, seperti semangka dan bengkuang baik dikonsumsi, karena banyak airnya.
  3. Minumlah banyak air putih, bahkan sampai delapan hingga sepuluh gelas setiap harinya. Selain membantu mencegah bau mulut, juga dapat meningkatkan stamina kita.
  4. Kurangi konsumsi kopi dan rokok. Kebiasaan merokok, dapat memperburuk kesehatan mulut dan timbul aroma yang tidak sedap.
  5. Olah raga.
  6. Biasakan setelah menggosok gigi, berkumurlah dengan '' obat kumur lhisetine''. Karena berkumur, dapat mengurangi bau mulut agar air liur tidak terlalu pekat.
  7. Gosoklah gigi minimal sehari dua kali, saat bangun pagi dan malam sebelum tidur. Jangan lupa, untuk menggosok lidah juga, karena makanan dapat menempel di lidah.
  8. Gunakan benang gigi, untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi.
  9. Hindari makanan yang dapat menimbulkan bau seperti, bawang putih, bawang merah, jengkol, petai, ikan, daging, durian dan berbagai produk susu.
  10. Jangan terlalu banyak, makan makanan yang mudah lengket pada gigi. Contohnya, cokelat, es krim, biskuit dan kue basah. Tetapi, apabila kita makan makanan itu, segeralah berkumur supaya makanan tidak menempel di gigi.

Apabila kita telah melakukan semuanya itu, dan ternyata bau mulut masih ada. Lebih baik, segera konsultasikan pada dokter gigi.

Sumber : Berbagai Sumber

 
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver